Kamis, 17 Februari 2011

Syarat Mendapatkan Keberkatan Ilmu

Oleh: Ust. Abu Muhammad Jibriel Abdurrahman

dikutif lagi oleh indofal
teman-teman ku semua yg dicintai ALLAH S.W.T,selamat berjumpa lagi kali ini kita akan berbicara tentang syarat mendapatkan keberkatan ilmu,baiklah teman-temanku semua kita mulai,Subhanallah, segala puji bagi Allah yang dengan kitab-Nya telah menerangi hati. Shalawat dan salam buat pimpinan mujahidin, Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, beserta keluarga dan para sahabatnya. Amma ba’du:

Bismillahirrahmanrrahim…

Imam Syaf’i rahimahullah berkata:

“Wahai saudaraku ! Sekali-kali engkau tidak akan mendapatkan ilmu kecuali dengan enam perkara/syarat. Aku akan menjelaskan kepadamu perinciannya: Bersih fikiran (cerdik), Keinginan yang berkobar (tamak, rakus),
Bersungguh-sungguh (tidak kenal lelah dan penat), Sanggup mengorbankan uang, Bersahabat/menghormati dan mencintai Ustadz/Guru, Panjang masanya.”

SAYYIDUL ISTIGHFAR
Rasulullah saw bersabda: “Sayyidul istighfar (Ketuanya istighfar) itu ialah seorang hamba mengatakan:

ALLAHUMMA ANTA ROBBII LAA ILAAHA ILLA ANTA KHOLAQTANII WA ANA ‘ABDUKA WA ANA ‘ALAA ‘AHDIKA WA WA’DIKA MAS TATHO’TU A’UUDZUBIKA MIN SYARRI MAA SHONA’TU ABUU-U LAKA BI NI’MATIKA ‘ALAYYA WA ABUU-U BI DZANBII FAGHFIRLII FA INNAHUU LAA YAGHFIRUDZ DZUNUUBA ILLA ANTA.

“Ya Allah, Engkaulah Rabbku (Tuhanku), Tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkaulah Penciptaku, sedang Aku adalah hamba-Mu. Dan aku selalu berada di atas perjanjian-Mu dan sumpah setia-Mu sekuat kemampuanku. Aku berlindung dengan-Mu dari segala kejahatan yang telah aku kerjakan. Aku mengakui segala nikmat yang telah Engkau berikan kepadaku, dan aku mengakui segala dosaku. Maka ampunilah aku, karena sesungguhnya tidak ada siapapun yang dapat mengampuni dosa selain Engkau.”

Rasulullah saw bersabda:

“Barangsiapa yang membaca do’a tersebut di siang hari (di pagi hari) dengan penuh keyakinan, tiba-tiba dia mati pada hari itu sebelum waktu sore (malam), maka dia termasuk ahli sorga. Dan barangsiapa yang membaca di malam hari dengan penuh keyakinan dengannya, tiba-tiba dia mati sebelum sampai waktu shubuh, maka dia termasuk ahli sorga.” (HR. Bukhari)

Catatan:

Bacalah do’a ini sebanyak-banyaknya, terutama di waktu sahur (1/3 malam yang akhir), setelah shalat tahajjud, di waktu bersujud dan setiap selesai shalat fardhu. Semoga dengan do’a istighfar ini Allah berkenan mengampuni segala dosa dan kesalahan kita. Amien Ya Robbal ‘Alamin.

DO’A PEMBUKA HATI DAN PENGHAPUS SEGALA DOSA
“Ya Allah, Ya Rabb kami! Bagi-bagikanlah kepada kami takut kepada-Mu apa yang kiranya dapat menghalangi antara kami dan maksiat kepada-Mu; dan bagi-bagikan juga kepada kami demi ta’at kepada-Mu apa yang sekiranya dapat menyampaikan kami ke surga-Mu; dan (bagi-bagikan juga kepada kami) suatu keyakinan yang kiranya dapat meringankan beban musibah dunia kami.”

“Ya Allah, Ya Rabb kami! Senangkanlah pendengaran-pendengaran kami, penglihatan-penglihatan kami dan kekuatan kami pada apa yang Engkau telah menghidupkan kami, dan jadikanlah ia sebagai warisan dari kami, dan jadikanlah pembelaan kami (memukul) orang-orang yang mendzalimi kami serta bantulah kami untuk menghadapi orang-orang yang memusuhi kami, dan janganlah kiranya Engkau jadikan musibah kami ini mengenai agama kami, janganlah pula Engkau jadikan dunia ini sebagai cita-cita kami yang paling besar, juga dari tujuan akhir dari ilmu pengetahuan kami, janganlah Engkau kuasakan atas kami orang-orang yang tidak menaruh sayang kepada kami.”

“Ya Allah, persatukanlah hati-hati kami dan perbaikilah keadaan kami dan tunjukilah kami jalan-jalan keselamatan, dan entaskanlah kami dari kejahatan yang tampak maupun tersembunyi, dan berkatilah pendengaran-pendengaran kami, penglihatan-penglihatan kami, hati-hati kami, isteri-isteri serta anak-anak kami dan ampunilah kami, sesunguhnya Engkau Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

DO’A MENUNTUT ILMU, MEMOHON RAHMAT DAN CAHAYA ALLAH
“Ya Allah! Perkayakanlah aku [kami] dengan ilmu, hiasilah aku [kami] dengan kelembutan/kesabaran, muliakanlah aku [kami] dengan taqwa, dan perindahlah aku [kami] dengan kesejahteraan.”

“Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau [kami berlindung kepada Engkau] dari ilmu yang tidak berguna, hati yang tidak pernah khusyu’ [tenang], do’a yang tidak didengar, dan dari nafsu yang tidak pernah merasa puas.” [HR Nasa’ie no: 5375 & Ahmad no: 13512]

“Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon kepadaMu [kami mohon kepadaMu] ilmu yang bermanfaat, rizki yang lapang, dan amal yang diterima.” [HR Ahmad no: 25388 & Ibnu Majah no: 915]

“Ya Allah! Ilhamkanlah/tunjukilah aku kepada kebenaran dan lindungilah aku dari kejahatan hawa nafsuku.” [HR Tirmidzi no: 3405]

“Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon kepadaMu petunjuk (yang lurus), ketaqwaan keperwiraan, dan kekayaan.” [HR Muslim 4/2087]

“Ya Allah! Tolonglah kami untuk tetap mengingat/berdzikir kepadaMu, bersyukur kepadaMu, serta beribadah dengan baik kepadaMu.” [Abu Dawud no: 1301]

Oleh: Ust. Abu Muhammad Jibriel Abdurrahman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar