Kamis, 17 Februari 2011

Mendengarkan bacaan al-qur an


asalamualaikum wr wb,

Di dalam ajaran islam,bukan membaca al-qur an saja yg menjadi ibadah & amal yg
mendapat pahala & rahmat,tetapi mendengarkan bacaan al-qur an pun begitu pula.
sebagian ulama mengatakan,bahwa mendengarkan orang membaca al-qur an pahalanya sama dg orang yg membacanya.
Tentang pahala orang mendengarkan bacaan al-qur an dg jelas dalam surat (7) Al A raaf 204 disebutkan sebagai berikut:
واذاقرى القران فا ستمعواله وانصتوا لعلكم ترحمون(204) الأعراف
Artinya: "Dan apabila dibacakan al-qur an, maka dengarkanlah (baik-baik) & perhatikanlah
dg tenang,agar kamu mendapat rahmat"
Mendengarkan bacaan al-qur an dg baik,dapat menghibur perasaan sedih,menenangkan jiwa yg gelisah & melunakkan hati yg keras,serta mendatangkan petunjuk.
Itulah yg dimaksud dg rahmat ALLAH,yg diberikan kepada orang yg mendengarkan bacaan al-qur an dg baik,demikian besar mujizat al-qur an se bagai wahyu ILLAHI,yg tak bosan-bosan orang membaca & mendengarkannya,malahan semakin sering orang membaca & mendengarkannya semakin terpikat hatinya kepada al-qur an ,bila al-qur an dibaca dg lidah yg fasih,dg suara yg baik & merdu akan lebih memberi pengaruh kepada jiwa orang yg mendengarkannya & bertambah imannya ,bagaimana keadaan orang mu min tatkala mendengarkan bacaan al-qur an itu,digambarkan oleh firman ALLAH sebagai berikut:
انما المومنون الذ ين اذاذ كر الله و جلت قلوبهم واذا تليت عليهم ء ايته و زادتهم ايمنا وعلى ربهم يتو كلون(2) الأنفال
Artinya: "sesungguhnya orang-orang yg beriman itu,hanyalah mereka yg apabila
disebut(nama) ALLAH,gemetarlah hati mereka ,& apabila dibacakan
kepada mereka ayat-ayat-NYA,bertambah iman mereka karenanya & kepada
tuhanlah mereka bertawakkal (surat Al anfaal ayat 2)
Diriwayatkan bahwa pada suatu malam,Nabi Muhammad S.A.W.,mendengarkan Abu Musa AlAsy ari membaca al-qur an sampai jah malam,sepulang beliau dirumah ditanya oleh istrinya Aisyah R.A.,apa sebabnya pulang sampai jauh malam.Rasulullah menjawab bahwa beliau terpikat oleh kemerduan suara Abu Musa Al Asy ari membaca al-qur an ,seperti merdunya suara Nabi Daud A.S.
Didalam riwayat banyak sekali diceritakan ,betapa pengaruhnya bacaan al-qur an pada masa Rasulullah terhadap hati orang-orang kafir yg setelah mendengarkan bacaan al-qur an itu ,tidak sedikit hati yg pada mulanya keras & marah kepada Muhammad S.A.W.,serta pengikut-pengikutnya berbalik menjadi lunak & mau mengikuti ajaran islam
Rasulullah sendiri sangat gemar mendengarkan bacaan al-qur an dari orang lain
dalam sebuah hadits; yg diriwayatkan oleh Bukhari disebutkan ,bahwa Abdullah ibnu Mas ud menceritakan sebagai berikut: Rasulullah berkata kepadaku : "hai ibnu Mas ud ,bacakanlah al-qur an untukku!". lalu aku menjawab;"apakah aku pula yg membacakan al-qur an untukmu,ya Rasulullah ,padahal al-qur an tu diturunkan tuhan kepadamu?".
Rasulullah menjawab : "aku senang mendengarkan bacaan al-qur an itu dari orang lain."
Kemudian ibnu Mas ud membacakan beberapa ayat dari surat An Nisaa ,tatkala bacaan ibnu Mas ud sampai kepada ayat 41 yang berbunyi;
فكيف اذا جنا من كل امة بشهيد و جنا بك على هو لا ء شهيدا (41) النساء
Artinya; "maka bagaimanakah (halnya orang kafir nanti),apabila kami mendatangkan
seorang saksi (rasul & nabi) dari tiap-tiap umat & kami mendatangkan kamu
(Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu (umatmu)"

sedang ayat itu sangat mengharukan hati Rasulullah,lalu beliau berkata: "cukuplah sekian saja ,ya ibnu Mas ud! ".
ibnu Mas ud melihat Rasulullah meneteskan air matanya serta menundukkan kepalanya.

cukup sekian dulu teman-temanku smga artikel ini bermanfaat & berfaedah untuk yg membaca,teman-teman ku semua kaum muslimin & muslimah di dunia ini,mari kita belajar & menggali ilmu agama islam & sunah-sunah rosulullah s.a.w ,ditempat group-group kami


&

Tidak ada komentar:

Posting Komentar